Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan system komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem computer.
Media Fisik Jaringan
Ethernet Card
Pertama kali dikembangkan oleh Xerox Corp tahun 70-an dan popular pada tahun 80-an yang diterima sebagai keluarga IEEE802.3. Bekerja berdasarkan broadcast network dimana setiap node menerima kiriman data oleh node lain. Panjang data maksimum hingga 1,5 Kbyte. Memiliki alamat yang dirancang oleh pabrik sebagai identitas tiap ethernet. Kecepatan yang dimiliki sekarang telah mencapai 100 Mbps – 1 Gbps dan bersifat Plug and Play, artinya secara otomatis dapat terdeteksi oleh sistem operasi Linux dan Windows ketika dipasang di komputer. Berikut gambarnya :
Cara kerja :
Node akan mengirimkan paket data dengan melihat terlebih dahulu kesibukan network (jaringan). Jika sibuk akan menunggu sampai sepi, barulah node mengirimkan paketnya. Jika terjadi tabrakan (collision) data kedua node mengirimkan sinyal kedalam jaringan, kemudian node akan berhenti mengirimkan data, dan setelah jaringan sudah tidak sibuk maka secara acak (random) saling mencoba mengirim kembali.
Hub / Switch
Hub / Switch berfungsi sebagai konsentrator yang menghubungkan beberapa komputer dalam satu jaringan juga untuk menghubungkan beberapa segmen kabel agar dapat menjangkau jarak yang lebih luas. Hub / Switch tidak memiliki mikroprosessor.
Hub / switch bekerja dengan memperkuat sinyal.
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP umumnya menggunakan 24 AWG. Dibutuhkan konektor RJ-45 dan Crimping tool untuk memasangkan kabel ke konektornya dan tidak ada persilangan antar kaki konektor. Terdiri atas pasangan kawat Rx (Receive) dan Tx (Transmit). Karakteristiknya adalah :
Sepasang kabel yang diplintir agar dapat mengurangi interferensi dan derau
Hanya dapat menangani satu kanal data
Dapat mentransfer data maksimal sampai 100 Mbps
Polaritasnya berlawanan 180° sehingga noise akan saling meniadakan saat sampai di ujungnya.
Konektor RJ 45
Konektor RJ 45 digunakan sebagai penghubung kabel UTP dan Hub atau antar kartu jaringan dengan Hub. Sedangkan jika pada jaringan peer to peer (antar 2 komputer) dapat digunakan untuk menghubungkan antar kartu ethernet.
Sub Kompetensi : Mengoperasikan PC yang Tersambung Jaringan
1. Linux
Linux adalah nama sebuah sistem operasi (operating system) untuk PC yang bekerja secara multitasking dan multiuser. Linux bekerja secara multitasking artinya dapat menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan, misalnya anda dapat bermain game sambil melakukan download dari internet. Linux bekerja secara multiuser artinya Linux mendukung penggunaan aplikasi atau komputer untuk melayani beberapa user sekaligus, misalnya sebuah program dapat digunakan bersama-sama pada jaringan (network).
Linux sebenarnya adalah tiruan (clone) dari UNIX yang dirancang untuk dijalankan pada PC. Berbicara tentang UNIX, pada dasarnya sistem operasi ini bersifat portable (tidak tergantung pada perangkat dasar tertentu) sehingga dapat digunakan mulai dari platform notebook hingga super-computer. Demikian pula halnya dengan Linux, sistem operasi ini sudah sangat populer dan banyak diminati para profesional.
Pada awalnya, Linux dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinski, Finlandia. Linus Torvalds membuat Linux yang diilhami oleh sistem operasi UNIX yang berjalan pada PC yang disebut Minix, yang kemudian pada akhir tahun 1991, tepatnya pada bulan November,
Linux versi 0.10 mulai dipublikasikan. Masih di tahun yang sama pada bulan Desember, Linux versi 0.11 juga dipublikasikan oleh Linus Torvalds, sekaligus melepas source code Linux secara gratis ke Internet, yang pada akhirnya dengan bantuan para programmer mulai dikembangkan menggunakan media Internet.
Keuntungan yang paling dirasakan dalam menggunakan Linux adalah sistem lisensi yang memberikan kebebasan bagi para pengguna untuk memodifikasi Linux. Selain itu yang paling menarik dari Linux adalah harga software yang relatif gratis dan mudah diperoleh.
Beberapa keuntungan menggunakan Linux antara lain,
a) Multitasking
Linux dapat menjalankan perintah secara bersamaan dan akses perangkat keras secara bersamaan.
b) Virtual Memory
Linux dapat memanfaatkan ruang pada harddisk untuk digunakan sebagai memori maya.
c) Networking
Linux menggunakan protokol TCP/IP, termasuk Network File System (NFS), Network Information Service (NIS), Session Message Block (SMB) dan lainnya.
d) X Window System
X Window System merupakan sistem grafis untuk UNIX. X Window mendukung banyak aplikasi dan merupakan standar untuk industri.
e) Shared Library
Setiap perintah pada Linux saling berbagi menggunakan fungsi dari Library, hal ini membantu untuk menghemat memori dan ruang pada harddisk.
2. Login
Langkah-langkah untuk login ke dalam PC Linux adalah sebagai berikut :
a) Setelah anda menghidupkan komputer, anda akan dihadapkan dengan tampilan login seperti berikut :
b) Ketikkan nama user anda, misal dany
c) Tekan
d) Ketikkan password anda sesuai dengan nama user anda. Misal passwordnya adalah “linuxer” (tanpa tanda petik). Perlu diperhatikan, dalam mengisi password adalah Linux bersifat case-sensitive (huruf kecil dan huruf besar berbeda).
e) Tekan
f) Setelah anda mengisikan user dan password secara benar, selanjutnya pada layar anda seperti berikut ini :
Tampilan diatas adalah tampilan desktop KDE yang ada pada Linux. Pada Linux ada beberapa macam tampilan desktop yang dikenal dengan nama XWindow sepert Gnome, Window Maker, Fwm dan lain sebagainya. Misalnya tampilan desktop Gnome seperti dibawah ini :
Untuk melihat program apa saja yang ada dalam menu KDE anda dapat men-klik tombol KDE Main Menu yang digambarkan dengan ikon topi merah , seperti pada gambar dibawah ini :
Gambar Desktop Panel
3. IP Address (Alamat IP)
IP Address adalah suatu alamat (terdiri dari deretan angka-angka 32 bit) yang diberikan kepada setiap komputer sebagai tanda pengenal untuk berkomunikasi dalam jaringan. IP Address dibagi atas beberapa kelas yang sering digunakan yaitu :
Kelas Nomor Jumlah Jaringan Jumlah host per- jaringan
Contoh penggunaan IP Address pada setiap komputer yang saling berhubungan dalam jaringan digambarkan sebagai berikut :
Gambar Pembagian IP Address
Setiap komputer hanya memiliki satu alamat IP, dan tidak boleh ada yang sama. Komputer yang satu dapat berkomunikasi dengan komputer lain dengan cara menghubungi alamat IP komputer yang dituju. Adapun langkah-langkah untuk melihat konfigurasi IP Address pada PC adalah sebagai berikut :
a. Kliklah KDE Main Menu system settingnetwork.
b. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti ini :
Gambar Network Configuration
c. Setelah itu klik tombol edit pada panel diatas, sehingga akan muncul gambar seperti dibawah ini :
Dari tampilan diatas diperoleh keterangan bahwa alamat IP komputer tersebut adalah 192.168.1.1 dan subnet mask 255.255.255.0.
4. Mengetes koneksi jaringan
Setelah mengetahui alamat IP komputer anda selanjutnya dilakukan pengetesan apakah komputer yang anda gunakan sudah terkoneksi ke dalam suatu jaringan. Untuk mengetahuinya digunakan perintah “ping”. Perintah ping bekerja seperti anda mengirim suatu permintaan ke orang lain kemudian dibalas sesuai dengan permintaan anda (echo). Cara kerja ping tersebut dapat dilihat pada gambar berikut :
Sintaks : ping
ping 192.168.1.1
Gambar Cara kerja perintah ping
Adapun langkah-langkah untuk mengetes koneksi jaringan dengan perintah ping adalah sebagai berikut :
a. Kliklah KDE Main Menu System Tools Terminal, sehingga muncul gambar sebagai berikut :
Gambar Terminal Session
b. Kemudian ketikkan perintah ping diikuti dengan alamat IP yang dituju pada prompt anda seperti gambar dibawah ini :
Gambar Koneksi ping yang berhasil
Jika keluarannya seperti diatas, berarti komputer anda sudah dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang berada dalam jaringan yang sama dengan komputer anda. Untuk mengakhiri tampilan diatas tekan kombinasi tombol
Apabila terdapat pesan error seperti gambar dibawah ini
Gambar Koneksi ping yang gagal
Maka yang harus dilakukan adalah :
(1) Periksa kabel jaringan, apakah telah terhubung dengan baik atau belum
(2) Periksa hub jaringan, apakah powernya telah dihidupkan atau belum
(3) Periksa apakah ethernet card anda rusak atau tidak, salah satunya dengan memeriksa apakah lampu indikatornya menyala pada saat kabel dipasang atau tidak
Sub Kompetensi : Memutuskan koneksi saat proses pematian (power off) PC
1) Program komunikasi write
Sebelum melakukan pemutusan koneksi PC dalam jaringan dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pemberitahuan kepada user lain bahwa kita akan logout (keluar) dari koneksi. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan (error) dalam jaringan apabila ada user lain yang di saat bersamaan sedang berkomunikasi dengan kita lewat jaringan. Di dalam Linux terdapat banyak program komunikasi yang dapat digunakan untuk saling berkomunikasi dengan user lain dalam jaringan yang sama. Program tersebut dapat digunakan untuk mengirim pesan dan memberitahu user lain bahwa kita akan keluar dari jaringan, salah satu program tersebut adalah “write”. Adapun langkah-langkah menggunakannya adalah sebagai berikut :
a) Klik KDE Menu System Tools Terminal, sehingga muncul gambar seperti dibawah ini
Gambar Utilitas write
b) Ketikkan write diikuti dengan nama user, misal write asman.
Setelah anda menggunakan perintah ‘write’ maka secara otomatis dilayar user asman akan terdapat kalimat seperti yang anda ketikkan.
2) Program komunikasi wall
Jika pada perintah ‘write’ kita hanya memberitahu kepada satu orang user saja, maka pada perintah ‘wall’ kita dapat memberitahu kepada semua user yang terhubung dengan kita melalui jaringan bahwa kita akan logout (keluar). Adapun langkah-langkahnya adalah :
a) Klik KDE Menu System Tools Terminal, sehingga muncul gambar seperti dibawah ini :
Gambar Terminal
b) Setelah itu ketikkan perintah wall, diikuti dengan pesan yang akan disampaikan ke semua user, misalnya
Gambar Program wall
3) Mematikan (power off) PC
Setelah kita mengetahui bagaimana cara mengirm pesan ke user lain, selanjutnya kita akan mematikan PC sesuai dengan standar. Proses mematikan PC dengan cara ini dimaksudkan agar PC tersebut tidak mengalami kerusakan, karena terkadang beberapa user langsung mematikan PC dengan mencabut kabel powernya, padahal masih terdapat proses yang berjalan di dalam system.
Adapun langkah-langkahnya adalah :
a) Pastikan pada komputer anda tidak ada lagi aplikasi yang dijalankan.
b) Klik KDE Main Menu Log Out.
c) Setelah itu akan muncul konfirmasi log out seperti dibawah ini :
Gambar Konfirmasi
d) Kemudian pilih tombol OK.
e) Setelah keluar dari system selanjutnya pilih menu Shutdown lalu OK.
Referensi
Modul Pembelajaran, Mengoperasikan sistem operasi Jaringan Komputer berbasis GUI, Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Keahlian Teknik Telekomunikasi, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional, 2004
Modul Pembelajaran, Menginstal PC, Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional, 2004
Modul Pembelajaran, Instalasi Perangkat Jnaringan Lokal , Sekolah Menengah Kejuruan Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional, 2004